Jaksa Agung ST Burhanuddin : Kejaksaan Harus Komitmen Ciptakan Birokrasi Bebas dan Bersih Korupsi

photo author
Arif Rizqillah, Klik Saja
- Kamis, 14 Desember 2023 | 20:36 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin Saat Menyampaikan Sambutannya di Acara Apresiasi & Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Pelayanan Publik dan Kompetisi Inovasi Tahun 2023  Pada Kamis (14/12)
Jaksa Agung ST Burhanuddin Saat Menyampaikan Sambutannya di Acara Apresiasi & Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Pelayanan Publik dan Kompetisi Inovasi Tahun 2023 Pada Kamis (14/12)

Pemerintah, Klik Saja - Kejaksaan Agung menggelar acara Apresiasi & Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Pelayanan Publik dan Kompetisi Inovasi Tahun 2023 pada Kamis (14/12) di Hotel Sheraton Grand Jakarta.

ST Burhanuddin selaku Jaksa Agung dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada tim Pengarah Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI karena telah berhasil menjadi penggerak pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dan Korupsi (WBK) dan Willayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)

Kemudian Jaksa Agung mengingatkan kepada para pegawai kejaksaan agar tetap mempertahankan zona integritas dan terus memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Jangan jadikan predikat WBK dan WBBM ini sekadar formalitas belaka. Tetapi lebih dari itu, harus lebih serius dalam mempertahankan zona integritas sebagai bentuk pembuktian kepada masyarakat bahwa Kejaksaan memang bebas dari perbuatan culas korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tutur Jaksa Agung.

Baca Juga: Berikut Foto Penampakan Ammar Zoni Pasca Ditangkap Polisi Terkait Kasus yang Sama

Jaksa Agung juga berharap agar penghargaan ini dapat dijadikan lambang komitmen bersama untuk menjadi ikon birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi serta mampu berinovasi dalam melakukan pelayanan publik.

“Predikat penghargaan ini harus mampu dipertahankan dan dibuktikan agar dapat menjadi role model atau panutan yang mampu memberikan motivasi dan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh satuan kerja,” imbuh Jaksa Agung.

Terakhir, Jaksa Agung menyampaikan agar komitmen untuk menciptakan birokrasi yang akuntabel, kredibel, serta pelayanan publik yang prima tidak boleh terhenti. Seluruhnya harus termanifestasikan ke dalam budaya kerja organisasi dengan landasan doktrin Tri Krama Adhyaksa dalam melaksanakan tugas dan kewenangan. Jaksa Agung menekankan bahwa predikat WBK dan WBBM bukanlah hal yang utama, yang terpenting ialah kinerja untuk memberi manfaat bagi institusi dan masyarakat.

“Semoga pencapaian ini membuat semua insan Adhyaksa termotivasi untuk terus berprestasi dengan menjunjung integritas yang berkualitas,” pungkas Jaksa Agung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arif Rizqillah

Sumber: Kejaksaan Agung RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X