Hal tersebut guna mengurangi efek cipratan ke pengguna jalan. Tidak hanya itu saja, usahakan jangan menerobos genangan air dan banjir di jalan agar tidak membuat gelombang air yang kencang dan tinggi di jalan yang bisa membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, pengendara juga harus menjaga jarak dengan kendaraan lain agar tidak terjadi kecelakaan saat berkendara di jalan.
4. Menyalakan lampu dan tidak menggunakan hazard
Hujan deras pada siang hari, pengendara hanya perlu menyalakan lampu utama. Hal ini memberi peringatan ke pengendara lain. Selain itu, pengendara bisa juga menambahkan cahaya lampu kabut agar lebih terang.
Dalam kondisi hujan lebat, pengendara tidak boleh menggunakan hazard. Ketika menggunakan hazard, bisa membahayakan pengendara lain. Hal tersebut dikarenakan hazard bisa membuat pengendara lain bingung ketika beroperasi kendaraan di jalan
Dari segi fungsinya, hazard difungsikan pada saat kendaraan berhenti atau mengalami kendala. Jadi fitur hazard bukan saat ketika berkendara di jalan.
5. Pastikan sistem kontrol kendaraan berfungsi dengan baik
Sebelum berkendara, pastikan sistem kontrol berfungsi dengan baik seperti pedal gas, kopling, rem, sistem kemudi kendaraan. Hal tersebut agar terhindar dari kondisi darurat yang tidak diinginkan.
6. Membuat rencana rute perjalanan yang ingin dilalui
Pada saat musim hujan, beberapa bagian atau wilayah tergenang banjir. Untuk menghindari hal tersebut, pastikan kondisi jalan yang anda akan lalui aman dan kurang dari genangan banjir. Informasi tersebut bisa diperoleh dari update media sosial, portal berita online, radio, dan sebagainya. ***
Tim kliksaja
Editor: Dewan Ghiyats Yan Galistan