Setahun kemudian, ia kembali tampil sebagai wildcard di kelas Asia Production 250 di Mandalika.
Pada musim 2024, Kiandra turun penuh di kelas tersebut dan berhasil meraih tiga kemenangan serta finis di posisi ketiga klasemen akhir.
Pada 2023, Kiandra mengikuti Thailand Talent Cup dan tampil impresif dengan beberapa podium, termasuk satu kemenangan, serta menutup musim di posisi ketiga.
Penampilannya membawanya ke Asia Talent Cup 2024. Di musim debutnya, ia tampil gemilang dengan dua kemenangan di Qatar dan Thailand, serta satu podium kedua di Malaysia.
Ia mengakhiri musim di posisi keempat klasemen—hasil yang cukup untuk membawanya ke level berikutnya.
Baca Juga: Profil Fajar Alamri asal Tolitoli, Si Bocil PAUD yang Tampil di Ajang Biliar Internasional
Karier internasional Kiandra semakin menanjak ketika ia berlaga di European Talent Cup. Pada musim debutnya, ia langsung meraih podium di seri pembuka di Estoril.
Ia kemudian meraih kemenangan perdananya di Magny-Cours, disusul kemenangan kedua di Barcelona. Kiandra menutup musim di posisi kelima klasemen akhir, hanya terpaut 31 poin dari juara.
Pada musim 2025 Red Bull MotoGP Rookies Cup, Kiandra mengakhiri musim debutnya di posisi kedelapan, dengan satu podium di Sachsenring dan beberapa finis 10 besar.
Berkat performa konsisten tersebut, ia mendapat promosi ke ajang Moto3 Junior World Championship 2026 bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, setelah mencatatkan empat podium dan dua kemenangan di musim sebelumnya.
Kemenangan dramatis di Jerez menjadi bukti bahwa Kiandra Ramadhipa bukan sekadar pembalap muda berbakat, tetapi juga memiliki insting balap tajam dan keberanian mengambil keputusan di momen krusial.
Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman yang terus bertambah, Kiandra kini menjadi salah satu harapan besar Indonesia di kancah balap motor dunia.***