otomotif

Volkswagen Bakal Tutup Pabriknya di Jerman dan PHK 35.000 Pekerja pada 2030

Sabtu, 21 Desember 2024 | 09:40 WIB
Pekerja sedang melakukan perakitan mobil di pabrik Volkswagen (ttnews)

KLIK SAJA - Volkswagen telah mencapai kesepakatan dengan serikat pekerjanya dalam antisipasi penutupan pabrik di Jerman dan menghindari PHK sepihak.

Kedua pihak sepakat untuk memangkas lebih dari 35.000 pekerjanya di Jerman pada tahun 2030, untuk menghemat biaya operasional.

Produsen mobil terbesar di Jerman tersebut sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka mungkin harus menutup pabrik di negara itu untuk pertama kalinya dalam upaya untuk memangkas biaya.

Baca Juga: Keren! Xiaomi Luncurkan Mobil SUV YU7 Tenaga Listrik, Siap Saingi Tesla dan BYD

Setelah negosiasi berlarut-larut yang dimulai pada bulan September, serikat pekerja mengatakan pada hari Jumat (20/12) bahwa keduanya telah "berhasil menemukan solusi" yang mengamankan pekerjaan dan memungkinkan investasi di masa depan.

VW sedang mempertimbangkan untuk menutup tiga pabrik di Jerman dan telah meminta para pekerjanya untuk menerima pemotongan gaji sebesar 10%.

Meskipun kesepakatan itu juga akan mengakibatkan pengurangan kapasitas produksi di seluruh pabriknya, hal tersebut dirayakan oleh para pemimpin serikat pekerja.

Serikat pekerja memahami kondisi keuangan perusahaan sedang lesu, dikarenakan ekonomi Eropa sedang menurun imbas perang Ukraina yang belum kunjung usai.

Pertimbangan ini juga diambil dikarenakan biaya operasional yang tinggi jika pabrik beroperasi di Jerman.

Pemutusan hubungan kerja sebanyak 35.000 pada tahun 2030 diperkirakan akan ditemukan melalui berbagai solusi seperti menawarkan pensiun dini.

Baca Juga: AS Resmi Bertemu Hayat Tahrir Al-Sham, Batalkan Penangkapan Ahmed Al-Sharaa

Berdasarkan perjanjian tersebut, kenaikan upah sebesar 5% yang disepakati sebelumnya juga akan ditangguhkan pada tahun 2025 dan 2026.

Serikat pekerja mengatakan ini akan membantu "mendukung transformasi" di perusahaan.

Apa yang dilakukan Volkswagen sebenarnya patut ditiru oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia, jika mengalami penurunan kinerja.

Halaman:

Tags

Terkini

Mobil Buatan China Mulai Laku Keras di Inggris

Minggu, 6 Juli 2025 | 01:38 WIB