nasional

Mengapa Dokter Tamara Jasmine Minta Maaf? Berikut Kronologi, Isi Video Klarifikasi, dan Respons soal Kasus Yurizal

Jumat, 7 Agustus 2026 | 10:53 WIB
Mengapa Dokter Tamara Jasmine Minta Maaf? Berikut Kronologi, Isi Video Klarifikasi, dan Respons soal Kasus Yurizal (Permintaan maaf dokter Tamara Jasmine usai komentar mengenai pasien BPJS. (Threads/tamdjs))

Permintaan maaf tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas polemik yang berkembang.

Dalam keterangannya, ia berharap klarifikasi yang disampaikan dapat menjelaskan posisi dan maksud dari komentarnya.

Meski demikian, berbagai tanggapan dari masyarakat tetap bermunculan setelah video tersebut diunggah.

Polemik mengenai komentar tenaga kesehatan pun masih menjadi perbincangan di media sosial.

Tamara Sebut Tulisannya Merupakan Opini Pribadi

Dalam klarifikasinya, Tamara menegaskan bahwa komentar yang ia tulis merupakan pandangan pribadi dan tidak berkaitan dengan institusi mana pun.

Baca Juga: Dokter Tamara Jasmine Kerja di Mana? Ini Klarifikasi RSUP Persahabatan, RS Pusri, dan Kronologi Kasus Utas Yurizal yang Viral

Ia menyampaikan bahwa seluruh isi unggahan tersebut dibuat atas nama dirinya sendiri.

Dalam pernyataannya, Tamara mengatakan, “Apa yang saya tulis adalah murni dari diri saya sendiri, maka dari itu saya memohon maaf kepada keluarga, kerabat, dan rekan-rekan saya,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, “Serta, minta maaf kepada institusi yang menaungi saya, karena hal itu mereka jadi terdampak,” imbuhnya.

Penegasan tersebut disampaikan untuk menjelaskan bahwa komentar di media sosial tidak mewakili kebijakan atau pandangan institusi tempatnya bernaung.

Klarifikasi ini sekaligus menjadi bagian dari permintaan maaf yang disampaikan kepada berbagai pihak.

Klarifikasi Soal Komentar yang Disebut Tidak Ditujukan kepada Yurizal

Melalui unggahan tertulis di Threads, Tamara juga memberikan penjelasan mengenai komentar yang menjadi sorotan.

Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan komentar secara langsung pada utas milik Yurizal maupun kerabat almarhum.

Dalam klarifikasinya ia menulis, “Saya tidak pernah komentar langsung di utas yang ditulis oleh kerabat almarhum. Silakan cek utas beliau tersebut, adakah komentar saya? Saya komentar di utas pihak lain untuk mencoba meluruskan masalah yang menurut saya penggiringan opini buruk soal BPJS,” tulisnya dalam utas yang diunggah pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Menurut Tamara, komentarnya ditulis pada percakapan lain yang membahas persoalan BPJS secara umum.

Halaman:

Tags

Terkini