Permintaan maaf tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas polemik yang berkembang.
Dalam keterangannya, ia berharap klarifikasi yang disampaikan dapat menjelaskan posisi dan maksud dari komentarnya.
Meski demikian, berbagai tanggapan dari masyarakat tetap bermunculan setelah video tersebut diunggah.
Polemik mengenai komentar tenaga kesehatan pun masih menjadi perbincangan di media sosial.
Tamara Sebut Tulisannya Merupakan Opini Pribadi
Dalam klarifikasinya, Tamara menegaskan bahwa komentar yang ia tulis merupakan pandangan pribadi dan tidak berkaitan dengan institusi mana pun.
Ia menyampaikan bahwa seluruh isi unggahan tersebut dibuat atas nama dirinya sendiri.
Dalam pernyataannya, Tamara mengatakan, “Apa yang saya tulis adalah murni dari diri saya sendiri, maka dari itu saya memohon maaf kepada keluarga, kerabat, dan rekan-rekan saya,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, “Serta, minta maaf kepada institusi yang menaungi saya, karena hal itu mereka jadi terdampak,” imbuhnya.
Penegasan tersebut disampaikan untuk menjelaskan bahwa komentar di media sosial tidak mewakili kebijakan atau pandangan institusi tempatnya bernaung.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi bagian dari permintaan maaf yang disampaikan kepada berbagai pihak.
Klarifikasi Soal Komentar yang Disebut Tidak Ditujukan kepada Yurizal
Melalui unggahan tertulis di Threads, Tamara juga memberikan penjelasan mengenai komentar yang menjadi sorotan.
Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan komentar secara langsung pada utas milik Yurizal maupun kerabat almarhum.
Dalam klarifikasinya ia menulis, “Saya tidak pernah komentar langsung di utas yang ditulis oleh kerabat almarhum. Silakan cek utas beliau tersebut, adakah komentar saya? Saya komentar di utas pihak lain untuk mencoba meluruskan masalah yang menurut saya penggiringan opini buruk soal BPJS,” tulisnya dalam utas yang diunggah pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Tamara, komentarnya ditulis pada percakapan lain yang membahas persoalan BPJS secara umum.
Artikel Terkait
Perampokan Nenek 61 Tahun di Cakung Viral, Pelaku Bawa Kabur Uang, Emas, dan HP, Ini Kronologinya
Perjalanan Terakhir Andriyono Petugas Damkar Jakarta Timur, Kronologi Gugur Saat Bertugas dan Ungkapan Cita-citanya
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak Tegaskan Komitmen TNI AD Dukung Program Pemerintah dan Bangun Infrastruktur Masyarakat
Syekh Ahmad Al Misry Masuk Daftar Red Notice Interpol, Simak Kronologi Dugaan Kasus dan Penjelasan Polisi
Bea Cukai Soekarno-Hatta Rilis CCTV Penangkapan Kopilot Malaysia Airlines, Simak Fakta dan Barang Bukti