Kampus juga memutuskan menarik peserta KKN dari lokasi sebagai bagian dari langkah penanganan pascakecelakaan.
Kebijakan itu mulai dilaksanakan pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Menurut pihak kampus, keputusan tersebut diambil agar mahasiswa dapat fokus memulihkan kondisi fisik maupun psikologis.
Pendampingan kesehatan mental juga disiapkan bagi mahasiswa yang mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.
“Kebijakan ini diambil dengan pertimbangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk pulih dari trauma yang dialami, didampingi langsung oleh orang tua atau keluarga di rumah masing-masing,” ujar Juru Bicara ULM, Novaria Maulina dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.
“Pendampingan kesehatan mental dan pemulihan trauma (trauma healing) bagi mahasiswa yang terdampak musibah ini akan terus dilakukan,” lanjutnya.
Pemerintah Desa Batalkan Agenda HUT Kemerdekaan
Pemerintah Desa Batulicin Irigasi turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa mahasiswa KKN dan warga desa.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan, pemerintah desa memutuskan membatalkan seluruh rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang telah direncanakan.
Keputusan tersebut diumumkan melalui unggahan resmi pemerintah desa.
Selain sebagai bentuk empati, langkah itu juga dimaksudkan untuk menghormati masa berkabung yang dirasakan masyarakat.
Pembatalan mencakup berbagai kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama bulan Agustus.
“Kami Pemdes Batulicin Irigasi mengucapkan turut berduka cita atas terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Mahasiswa KKN dari ULM, UNU Kalsel dan Ketua Karang Taruna Desa,” tulis keterangan dalam unggahan Pemdes.
Kegiatan HUT RI Ditiadakan sebagai Bentuk Penghormatan
Pemerintah Desa Batulicin Irigasi menegaskan bahwa seluruh agenda peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini tidak akan dilaksanakan.
Salah satu kegiatan yang dibatalkan adalah Pasar Kuliner Jadul yang sebelumnya telah dipersiapkan.