KLIK SAJA - Kepergian Kepala Regu Pemadam Kebakaran Sektor Cipayung, Jakarta Timur, Andriyono, menjadi duka bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat.
Almarhum gugur saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran di tempat penampungan sementara (TPS) liar di wilayah Kramat Jati pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Dalam operasi tersebut, Andriyono menjadi salah satu dari sekitar 50 personel yang diterjunkan ke lokasi.
Seluruh petugas berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke kawasan permukiman warga di sekitarnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Andriyono dimakamkan dengan penghormatan terakhir dari rekan-rekan sesama petugas pemadam kebakaran.
Kepergiannya menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi petugas saat menjalankan tugas kemanusiaan.
Ungkapan Cita-cita Andriyono Kembali Dikenang
Seusai kabar duka tersebut, media sosial dipenuhi ungkapan belasungkawa dan doa untuk almarhum.
Baca Juga: Perampokan Nenek 61 Tahun di Cakung Viral, Pelaku Bawa Kabur Uang, Emas, dan HP, Ini Kronologinya
Salah satu yang menarik perhatian adalah unggahan resmi Instagram Damkar Jakarta Timur yang mengenang perjalanan Andriyono selama bertugas.
Dalam unggahan itu, rekan-rekannya mengingat kembali sebuah cita-cita yang pernah disampaikan almarhum sekitar 15 tahun lalu.
Ungkapan tersebut disebut membuat banyak orang terhenyak setelah dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi saat ini.
Kisah tersebut kemudian ramai dibagikan kembali oleh warganet di berbagai platform media sosial.
"Tahun 2011 di Marwil, kita duduk bersama merangkai cita-cita. Saat giliranmu tiba, dengan tenang kau ucapkan kalimat yang membuat kami semua terhenyak," tulis postingan Damkar Jakarta Timur. "Saya ingin meninggal dunia di lokasi kejadian," demikian cita-cita yang pernah diungkapkan Andriyono.
Bertugas Mencari Sumber Air Saat Operasi Pemadaman
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Megantara menjelaskan bahwa Andriyono tidak berada di titik utama pemadaman api.