Selain menjalankan profesi sebagai advokat, ia juga dipercaya menjabat sebagai Ketua DPC Peradi Bandung periode 2023–2028.
Rekam jejak tersebut membuat namanya cukup dikenal di kalangan praktisi hukum.
Pernah Menjadi Kuasa Hukum Nadiem Makarim
Nama Mohamad Ali Nurdin semakin dikenal masyarakat ketika dipercaya menjadi salah satu kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim.
Pendampingan hukum tersebut berkaitan dengan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek.
Dalam berbagai kesempatan, Ali menyampaikan bahwa kliennya bersikap kooperatif terhadap seluruh proses hukum yang berjalan.
Ia juga menegaskan penghormatan terhadap proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.
Perannya sebagai kuasa hukum membuat namanya semakin sering muncul dalam pemberitaan nasional.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan karier profesionalnya.
Nama Ali Nurdin Muncul dalam Berbagai Narasi
Belakangan, nama Ali Nurdin kembali menjadi perhatian setelah dikaitkan dengan perkara eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Sejumlah pemberitaan menyebut dirinya pernah masuk dalam pemetaan penyidik terkait jaringan komunikasi yang sedang ditelusuri.
Dalam narasi yang beredar juga muncul dugaan mengenai pertemuan dengan pengusaha Samin Tan bersama seseorang yang disebut sebagai staf khusus menteri.
Namun seluruh informasi tersebut telah dibantah secara tegas oleh Ali Nurdin.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan dirinya terbukti melakukan tindak pidana maupun berstatus tersangka.
Status hukum Ali Nurdin sampai saat ini masih tetap sebagaimana diumumkan secara resmi oleh aparat penegak hukum.