KLIK SAJA - Philippine Airlines (PAL) mengumumkan pemesanan hingga 20 unit Boeing 787-10 Dreamliner sebagai bagian dari ekspansi armada.
Kesepakatan tersebut diumumkan dalam ajang Farnborough International Airshow di Inggris.
Pada tahap awal, PAL memastikan pembelian 15 unit pesawat dengan opsi tambahan lima unit lagi.
Boeing 787-10 dipilih karena dikenal lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar dan mampu melayani rute jarak jauh.
Langkah ini menjadi salah satu investasi terbesar PAL dalam beberapa tahun terakhir.
Modernisasi armada diharapkan memperkuat daya saing maskapai di pasar penerbangan internasional.
Nilai Transaksi Diperkirakan Mencapai Rp126 Triliun
Meski nilai kontrak tidak diumumkan secara resmi, harga katalog menunjukkan transaksi diperkirakan mencapai sekitar USD7,1 miliar atau sekitar Rp126 triliun.
Nilai tersebut menjadikan pembelian ini sebagai salah satu investasi terbesar dalam sejarah Philippine Airlines.
Pesawat akan dikirim secara bertahap mulai 2031 hingga 2034.
Pengiriman bertahap memberi waktu bagi maskapai untuk menyesuaikan kebutuhan operasional dan ekspansi rute.
Strategi ini juga membantu menjaga stabilitas keuangan perusahaan.
Investasi jangka panjang tersebut menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan industri penerbangan.
Pembelian Pertama dari Boeing Sejak 2007
Kesepakatan ini merupakan pemesanan pesawat Boeing pertama yang dilakukan Philippine Airlines sejak 2007.