nasional

Polisi Masih Selidiki Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya Lay, Manifes Penerbangan Ungkap Korban Diduga ke Malaysia

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:09 WIB
Polisi Masih Selidiki Dugaan Penculikan Jesslyn Wijaya Lay, Manifes Penerbangan Ungkap Korban Diduga ke Malaysia (Perkembangan penyelidikan dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya Lay. (Instagram/jeswijgolf))

KLIK SAJA - Dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay masih menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.

Peristiwa yang disebut terjadi di sebuah restoran kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026 itu hingga kini masih didalami oleh kepolisian.

Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan sejumlah fakta baru yang menjadi bagian dari pendalaman kasus.

Salah satunya berkaitan dengan data manifes penerbangan yang menunjukkan dugaan keberangkatan Jesslyn ke Malaysia.

Dugaan Penculikan Berawal dari Informasi yang Viral di Media Sosial

Kasus ini menjadi sorotan setelah beredar kabar bahwa Jesslyn Wijaya Lay diduga menjadi korban penculikan di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Kronologi Viral KA Brantas Melintas Saat Palang Perlintasan Tak Tertutup di Mengkreng Kediri, KAI Beri Penjelasan Resmi

Informasi tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memunculkan kekhawatiran publik.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Sejumlah saksi dimintai keterangan sebagai bagian dari proses pendalaman kasus.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai bukti yang diperlukan.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah peristiwa tersebut mengandung unsur tindak pidana.

Polisi Sebut Jesslyn Diduga Terbang ke Malaysia Sehari Setelah Kejadian

Dalam penyelidikan awal, polisi memperoleh data manifes penerbangan yang menunjukkan Jesslyn diduga meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia.

Keberangkatan tersebut disebut terjadi pada 14 Juli 2026, atau sehari setelah dugaan penculikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, “Kejadian tersebut tanggal 13, lalu tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur.”

Halaman:

Tags

Terkini