KLIK SAJA - Dugaan penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay masih menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.
Peristiwa yang disebut terjadi di sebuah restoran kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada 13 Juli 2026 itu hingga kini masih didalami oleh kepolisian.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan sejumlah fakta baru yang menjadi bagian dari pendalaman kasus.
Salah satunya berkaitan dengan data manifes penerbangan yang menunjukkan dugaan keberangkatan Jesslyn ke Malaysia.
Dugaan Penculikan Berawal dari Informasi yang Viral di Media Sosial
Kasus ini menjadi sorotan setelah beredar kabar bahwa Jesslyn Wijaya Lay diduga menjadi korban penculikan di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memunculkan kekhawatiran publik.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Sejumlah saksi dimintai keterangan sebagai bagian dari proses pendalaman kasus.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai bukti yang diperlukan.
Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah peristiwa tersebut mengandung unsur tindak pidana.
Polisi Sebut Jesslyn Diduga Terbang ke Malaysia Sehari Setelah Kejadian
Dalam penyelidikan awal, polisi memperoleh data manifes penerbangan yang menunjukkan Jesslyn diduga meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
Keberangkatan tersebut disebut terjadi pada 14 Juli 2026, atau sehari setelah dugaan penculikan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, “Kejadian tersebut tanggal 13, lalu tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur.”
Artikel Terkait
Harga Tiket Citilink Rute Yogyakarta - Makassar Periode 21 - 26 Juli 2026 Mulai Rp1 Jutaan, Simak Jadwal Keberangkatannya!
Pelni Resmi Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal ke Malaysia, Tangani Pengiriman Batu Bara Internasional
Kereta Petikemas Tabrak Sepeda Motor di Semarang, Satu Siswa SD Tewas dan Dua Korban Luka
Kronologi Bus Tabrak dan Seret Motor di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Sopir Diduga Mengantuk
Keberadaan Femas Yani Arianto Mulai Terungkap, WNI Asal Madiun Diduga Kabur dari Rombongan Wisata Korea Selatan