Empat orang berhasil selamat, yakni Jeavelin berusia dua tahun, Hasan, seorang sopir, dan seorang kurir.
Upaya pencarian masih terus berlangsung hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Drone Thermal dan Peralatan Khusus Dikerahkan
Dalam proses pencarian, Tim SAR mengoptimalkan berbagai peralatan urban search and rescue untuk mempercepat evakuasi korban.
Teknologi drone thermal dimanfaatkan guna mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah reruntuhan.
Selain itu, tim juga menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membuka akses menuju titik yang sulit dijangkau.
"Kami mengoptimalkan penggunaan peralatan urban search and rescue, termasuk drone thermal dan peralatan ekstrikasi, untuk mempercepat proses pencarian korban lainnya yang belum ditemukan," paparnya.
Penggunaan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penyelamatan.
Operasi pencarian tetap dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan seluruh personel di lapangan.
Ledakan Menghancurkan Rumah dan Merusak Bangunan Sekitar
Ledakan besar terjadi di rumah nomor 3B Perumahan Grand Polonia pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Baca Juga: Kronologi Bus Tabrak dan Seret Motor di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Sopir Diduga Mengantuk
Kekuatan ledakan membuat sebagian besar struktur rumah tiga lantai tersebut runtuh.
Material bangunan juga menimpa tiga unit mobil yang sedang terparkir di depan rumah.
Dampak ledakan turut dirasakan rumah-rumah di sisi kiri, kanan, maupun depan lokasi kejadian.
Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat gelombang ledakan yang sangat kuat.
Besarnya kerusakan membuat lokasi langsung dipasangi garis pengaman untuk kepentingan penyelidikan.