nasional

Pernyataan Ketua KBIHU Jabar soal Jemaah Haji Lansia Jadi Sorotan, Ini 5 Poin Pentingnya

Rabu, 8 Juli 2026 | 17:01 WIB
Pernyataan Ketua KBIHU Jabar soal Jemaah Haji Lansia Jadi Sorotan, Ini 5 Poin Pentingnya (Ketua KBIHU Jawa Barat jadi sorotan usai menyebut jemaah haji lansia merepotkan jemaah lain. (YouTube/TV Parlemen))

Pernyataan tersebut tidak hanya menuai reaksi publik, tetapi juga langsung mendapat tanggapan dari anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J. Rumambi.

Ia meminta agar istilah yang menyebut jemaah lansia merepotkan dicabut karena rapat berlangsung secara terbuka.

Teguran tersebut menjadi salah satu momen yang banyak dibagikan di media sosial.

Peristiwa itu menunjukkan adanya perbedaan pandangan mengenai cara menyampaikan persoalan pelayanan jemaah haji.

Setelah itu, Syatori kembali memberikan penjelasan mengenai maksud ucapannya.

“Interupsi Pimpinan, saya ingin mengingatkan KBIHU untuk mencabut istilah lansia itu merepotkan. Ini live loh, ya. Jangan ada bahasa jemaah haji lansia itu merepotkan. Baik untuk dicabut kalimat itu. Makasih,” kata Matindas.

Baca Juga: Kabar Maluku! Catat Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 44 Periode 5 – 15 Juli 2026 Rute Ambon – Kumber – Tual – Elat – Banda Eli – Dobo – Marlasi

5. Warganet Menyoroti Panjangnya Antrean Haji

Setelah video rapat viral, banyak warganet justru mengaitkan persoalan tersebut dengan lamanya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia.

Menurut mereka, banyak calon jemaah sebenarnya mendaftar saat masih berada di usia produktif.

Namun karena masa antrean yang panjang, mereka baru bisa berangkat ketika sudah memasuki usia lanjut.

Pandangan tersebut mendominasi kolom komentar di media sosial dan mendapat banyak dukungan dari pengguna lain.

Diskusi pun berkembang dari sekadar pernyataan Syatori menjadi pembahasan mengenai sistem antrean haji di Indonesia.

“Masalahnya itu mereka daftar masih muda, tapi diberangkatkan pas udah tua,” tulis akun @agu**********.

Polemik mengenai pernyataan Ketua KBIHU Jabar memperlihatkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan pelayanan di Tanah Suci, tetapi juga menyangkut sistem antrean, aspek kesehatan, serta cara menyampaikan kebijakan kepada publik.

Halaman:

Tags

Terkini