nasional

YTR Korban Penganiayaan di Bandung Jalani Pemulihan Intensif, RSHS Bentuk Tim Dokter Lintas Disiplin

Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:25 WIB
YTR Korban Penganiayaan di Bandung Jalani Pemulihan Intensif, RSHS Bentuk Tim Dokter Lintas Disiplin (Menyoroti kondisi terbaru YTR (kiri), korban penyekapan dan penganiayaan berat tersangka Taufik Hidayat (kanan). (YouTube/dennysumargo - Instagram/humaspoldajabar))

“Kita sambil menunggu untuk operasinya, yang penting sekarang adalah pemulihannya dulu. Setelah stabil, baru melakukan next step-nya,” imbuhnya.

Keputusan tersebut diambil agar tindakan operasi nantinya dapat berjalan lebih aman dan optimal.

Rumah sakit pun terus memantau perkembangan kondisi korban dari hari ke hari.

Tim Dokter Lintas Disiplin Dibentuk untuk Menangani YTR

RSHS membentuk tim khusus yang terdiri dari berbagai dokter spesialis untuk menangani pemulihan korban.

Penanganan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh kondisi kesehatan YTR dapat ditangani secara bersamaan.

“Dengan arahan Pak Dirut RSHS kami membuat tim. Tim tersebut terdiri dari dokter bedah plastik, dokter mata, dokter gizi, dan dokter-dokter lainnya. Jadi penanganannya betul-betul komprehensif,” jelasnya.

Tim tersebut akan terus mengevaluasi perkembangan korban sebelum menentukan tindakan medis berikutnya.

Pendekatan lintas disiplin diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan fisik maupun mental korban.

Baca Juga: Saham GOTO Kembali Jadi Perbincangan, Kutukan Gocap Viral saat Harga Bertahan di Rp50 Meski Buyback Rp3,5 Triliun Disetujui

Pemulihan Psikis dan Gizi Menjadi Prioritas Utama

Selain kondisi fisik, tim dokter juga memberikan perhatian besar terhadap kesehatan mental korban.

Pemulihan psikologis dinilai menjadi bagian penting sebelum tindakan operasi dilakukan.

“Kita pemulihan keadaan umum dulu, untuk estimasi (operasi) kita belum pastikan berapa lama,” ungkap Fitra.

“Yang pasti kan adalah keadaan psikis dulu kita pulihkan, lalu juga gizinya kita pulihkan sampai betul-betul sehat,” tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini