KLIK SAJA - Piala Dunia 2026 digelar dengan skala terbesar sepanjang sejarah, melibatkan 48 negara dan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.
Banyak pihak memperkirakan turnamen ini akan menjadi mesin penggerak besar bagi industri pariwisata dan perjalanan.
Namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan hasil yang berbeda.
Sejumlah hotel dan maskapai penerbangan di Amerika Serikat belum merasakan lonjakan permintaan yang diharapkan.
Hotel Terpaksa Memangkas Proyeksi Pendapatan
Pelaku industri perhotelan di kota-kota tuan rumah mengaku jumlah wisatawan yang datang masih jauh dari ekspektasi awal.
Asosiasi hotel di New York bahkan memangkas proyeksi pendapatan terkait Piala Dunia hingga sekitar 60 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa gelombang suporter internasional yang selama ini menjadi andalan belum benar-benar datang.
Beberapa hotel akhirnya menawarkan diskon dan tarif kamar yang lebih rendah untuk menarik tamu.
Situasi tersebut cukup mengejutkan mengingat Piala Dunia biasanya identik dengan tingkat hunian tinggi.
Industri hotel pun masih berharap terjadi lonjakan pemesanan menjelang fase-fase akhir turnamen.
Pemesanan Tiket Pesawat dari Eropa Justru Menurun
Data industri penerbangan menunjukkan pemesanan tiket dari Eropa menuju sebagian besar kota tuan rumah mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Artikel Terkait
Info Jadwal Kapal Pelni KM Binaiya Periode 1 – 15 Juli 2026 Rute Waingapu – Bima – Denpasar – Labuan Bajo – Makassar – Bontang
Info Jadwal Kapal Pelni KM Tidar Bulan Juli 2026 Rute Kijang – Jakarta – Surabaya – Makassar – Maumere – Larantuka – Kupang
Info Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Bulan Juli 2026 Rute Bitung – Gorontalo – Kendari – Baubau -Makassar – Bima – Lombok – Denpasar
Cek Info Jadwal KA Probowangi Periode 25 - 30 Juni 2026 Rute Jember – Rambipuji – Tanggul – Jatiroto – Klakah – Probolinggo – Rejoso – Surabaya Gubeng
Info Jadwal KA Commuter Line Merak, 25 - 30 Juni 2026 Rute Rangkasbitung - Jambu Baru - Catang - Cikeusal - Walantaka - Merak