nasional

Ramai Sorotan Latsarmil SPPI Usai 3 Peserta Wafat, Ini Penjelasan Istana, Menteri Desa, dan Pakar UGM

Kamis, 25 Juni 2026 | 19:18 WIB
Ramai Sorotan Latsarmil SPPI Usai 3 Peserta Wafat, Ini Penjelasan Istana, Menteri Desa, dan Pakar UGM (Menyoroti kontroversi di balik peristiwa wafatnya 3 calon manajer Kopdes-KNMP saat mengikuti program Latsarmil. (Instagram.com/@ussfeeds))

Ia memastikan bahwa setiap kejadian yang terjadi akan ditangani secara serius oleh pemerintah.

"Tentu hal terkait dengan peristiwa atau kejadian-kejadian seperti itu," kata Ardiantoro di Kompleks Istana Kepresiden Jakarta, pada Rabu, 24 Juni 2026.

"Dan akan ditangani sebaik-baiknya dan tentu dipisahkan dari kegiatan atau kelanjutan dari program ini," sambungnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan program Koperasi Merah Putih tetap menjadi agenda yang akan diteruskan.

"Jadi program Koperasi Merah Putih ini tentu tetap lanjut," tegas Ardiantoro.

Baca Juga: Mengapa SPBU Genteng Wetan Banyuwangi Diselidiki? Ini Penjelasan Dugaan Penyaluran BBM Ilegal dan Dampaknya

Peserta SPPI Wajib Mengikuti Latsarmil Sebelum Bertugas

Sebelum ditempatkan sebagai manajer Kopdes maupun KNMP, para peserta SPPI diwajibkan mengikuti latihan dasar militer.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di berbagai satuan pendidikan TNI yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Program ini menjadi salah satu tahapan wajib sebelum peserta mendapatkan penugasan di lapangan.

Dalam praktiknya, peserta berasal dari latar belakang pendidikan dan daerah yang beragam.

Karena itu, pemerintah menilai perlu ada pembentukan karakter dan kesiapan mental sebelum mereka bertugas.

Tahapan inilah yang kini menjadi sorotan setelah munculnya sejumlah peristiwa duka.

Muncul Isu Banyak Peserta Memilih Mundur

Di tengah polemik yang berkembang, muncul pula isu mengenai sejumlah peserta yang disebut memilih mundur setelah lolos seleksi awal.

Halaman:

Tags

Terkini