Kondisi tersebut terjadi pada Senin, 22 Juni 2026.
Setelah kesehatannya menurun, pihak penyelenggara segera mengambil langkah penanganan medis.
Novia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Udara Dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan perawatan.
Upaya medis dilakukan guna memantau dan menstabilkan kondisi kesehatannya.
Namun, kondisinya dilaporkan terus mengalami penurunan setelah menjalani perawatan.
Baca Juga: Info Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Balikpapan ke Surabaya Periode 1 – 15 Juli 2026
Kemhan Menyebut Kondisinya Berkaitan dengan Penyakit Tuberkulosis
Meski telah mendapatkan penanganan medis, kondisi Novia terus memburuk.
Ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 23 Juni 2026.
Keterangan mengenai penyebab kondisi kesehatannya juga disampaikan oleh pihak Kemhan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan yang dialami berkaitan dengan penyakit Tuberkulosis (TB)," ungkap Rico.
Pernyataan tersebut menjadi penjelasan resmi yang disampaikan kepada publik terkait kondisi kesehatan Novia.
Informasi ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat muncul setelah kabar duka tersebut beredar.
Disebut Sudah Menjalani Tes Kesehatan Sebelum Pendidikan
Kemhan menegaskan bahwa peserta yang mengikuti program pendidikan telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan sebelumnya.