Dalam forum klarifikasi, Abdi tidak menjelaskan secara rinci total keseluruhan uang yang disebut diterimanya.
Namun, ia menyebut jumlah yang diterima hanya sekitar 20 persen dari total yang dijanjikan.
Abdi mengungkapkan adanya sejumlah pembagian uang kepada beberapa pihak.
Dana tersebut disebut digunakan untuk keperluan tertentu dan didistribusikan kepada jajaran organisasi mahasiswa.
"Rp2,5 juta ke 2 alumni, Rp2 juta ke wakil saya, 2 juta ke Mubarak, dan 2 juta ke BEM FE UBK," sebut Abdi.
Menurut keterangannya, uang tersebut tidak hanya digunakan secara pribadi.
Sebagian juga diberikan kepada pengurus BEM FH UBK dan BEM Fakultas Ekonomi UBK.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian yang diklarifikasi dalam forum internal mahasiswa.
Abdi Sebut Ada Oknum Polisi yang Memberikan Uang
Dalam keterangannya, Abdi menyebut uang tersebut diberikan melalui seorang anggota kepolisian.
Ia mengaku mengenal pihak tersebut melalui seorang alumni UBK.
Abdi menyebut pemberian uang itu berkaitan dengan permintaan agar massa tidak melakukan aksi di lokasi tertentu.
Namun, mahasiswa tetap melanjutkan rencana demonstrasi.
"Sebelumnya ada pihak kepolisian agar kami tidak turun aksi, tapi kita tetap turun," ungkapnya.