nasional

BEM Bersatu Sebut Tolak Politik Praktis, Namun Identitas Perwakilan Kampus Dipertanyakan

Rabu, 17 Juni 2026 | 23:28 WIB
BEM Bersatu Sebut Tolak Politik Praktis, Namun Identitas Perwakilan Kampus Dipertanyakan (Menyoroti kontroversi terkait konferensi pers yang dilakukan aliansi mahasiswa BEM Bersatu hingga dinilai janggal di media sosial. (Instagram.com/@roadtoptn))

KLIK SAJA - Konferensi pers kelompok yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa BEM Bersatu tengah menjadi sorotan publik.

Kelompok tersebut sebelumnya menyatakan sikap menolak gerakan mahasiswa yang dianggap ditunggangi kepentingan politik praktis.

Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada Selasa, 16 Juni 2026.

Namun setelah video dan informasi terkait acara tersebut menyebar, muncul sejumlah pertanyaan mengenai identitas anggota yang hadir.

Baca Juga: Warga Kuningan Gelar Aksi Celana Dalam di Kepala, Desak Bupati Copot Oknum Pejabat

BEM Bersatu Tegaskan Gerakan Mahasiswa Harus Independen

Perwakilan BEM Bersatu sekaligus Ketua BEM Hukum UIC, Rahmat Djimbula, menyampaikan bahwa mahasiswa harus tetap menjadi penyampai aspirasi masyarakat.

Menurutnya, gerakan mahasiswa tidak boleh digunakan sebagai alat kepentingan kelompok tertentu.

Ia menegaskan sikap tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta.

"Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis," kata Rahmat dalam konferensi pers (konpers) di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada Selasa, 16 Juni 2026.

"Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan," sambungnya.

Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan karena sebagian pihak mempertanyakan latar belakang aliansi tersebut.

Muncul Sorotan soal Keabsahan Aliansi BEM Bersatu

Setelah konferensi pers viral, sejumlah masyarakat mulai mempertanyakan struktur dan keanggotaan BEM Bersatu.

Halaman:

Tags

Terkini