KAI Daop 6 Yogyakarta menyebut penutupan di Sukoharjo merupakan bagian dari program besar penertiban perlintasan sebidang liar.
Hingga Mei 2026, total sudah ada tujuh perlintasan liar yang ditutup di wilayah kerja Daop 6.
Rinciannya terdiri dari tiga titik di Wonogiri, dua di Wates, satu di Wojo, dan satu di Sukoharjo.
Dalam empat tahun terakhir atau sejak 2023, total 41 perlintasan liar telah berhasil ditutup.
Langkah tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di jalur kereta api yang masih cukup tinggi.
KAI juga terus melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat sekitar jalur rel.
KAI Minta Warga Gunakan Perlintasan Resmi
Setelah penutupan dilakukan, KAI meminta masyarakat menggunakan perlintasan resmi yang telah tersedia.
Di sekitar lokasi Plumbon sebenarnya sudah terdapat pintu perlintasan resmi yang dinilai lebih aman untuk digunakan warga.
KAI juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali membuka akses liar baru di sekitar jalur rel.
Selain penutupan fisik, perusahaan terus memperkuat edukasi keselamatan melalui sosialisasi rutin di sekolah dan lingkungan masyarakat.
Hingga Mei 2026, Daop 6 tercatat telah melakukan ratusan kegiatan edukasi keselamatan di wilayah operasionalnya.
KAI berharap langkah tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang secara bertahap.***