KAI menilai perlintasan liar tersebut sangat membahayakan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.
Selain tidak memiliki palang pintu dan penjaga, kondisi jalan di lokasi juga cukup curam dan sempit.
Deputi EVP Daop 6 Yogyakarta Rahim Ramdhani mengatakan risiko kecelakaan di lokasi cukup tinggi.
“Di sini risikonya cukup tinggi karena enggak ada rambu, enggak ada penjaga, dan lalu lintas keretanya cukup padat,” ujarnya.
Kontur jalan menanjak juga dianggap rawan menyebabkan pengendara jatuh saat melintas.
Karena alasan keselamatan itulah KAI memutuskan menutup akses perlintasan tersebut.
Anak Sekolah dan Petani Sering Melintas di Jalur Itu
Perlintasan liar di Plumbon ternyata cukup sering digunakan warga sekitar untuk aktivitas harian.
Anak-anak sekolah dasar disebut rutin melintas menggunakan sepeda maupun berjalan kaki menuju SD Plumbon 1.
Selain itu, petani juga memakai jalur tersebut sebagai akses menuju area persawahan.
Kepala Desa Plumbon, Eko Hariyanto mengatakan sebagian besar warga menggunakan jalur itu karena lebih dekat.
“Sebagian besar warga melintas menggunakan sepeda atau berjalan kaki,” katanya.
Meski demikian, pemerintah desa dan warga memahami alasan keselamatan di balik penutupan tersebut.
Sepanjang 2026 KAI Sudah Tutup 7 Perlintasan Liar
Artikel Terkait
Info Jadwal Bus PO Bejeu Jepara – Demak – Semarang – Pulo Gebang Jakarta Lengkap Tarif Periode 20 - 31 Mei 2026
Info Jadwal Bus PO Safari Dharma Raya Denpasar – Gilimanuk – Ketapang – Solo – Yogyakarta Bus Executive Periode 20 - 31 Mei 2026
Info Jadwal dan Tarif Bus PO Putra Remaja Solo – Purworejo – Tasikmalaya – Bandung Periode 20 – 31 Mei 2026
Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 43 Periode 20 – 30 Mei 2026 Rute Waingapu – Salura – Raijua – Ndao – Kupang – Larantuka
Cek Info Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 59 Periode 19 – 29 Mei 2026 Rute Gorontalo – Banggai – Bobong – Bitung – Falabisahaya – Pagimana