KAI Commuter turut melakukan penambahan fasilitas pendukung di area akses sementara penumpang.
Beberapa fasilitas yang ditambahkan antara lain kanopi pedestrian dan penerangan tambahan di jalur akses alternatif.
Penambahan tersebut dilakukan setelah adanya masukan dari para pengguna commuter line.
Perusahaan berharap fasilitas tambahan itu dapat meningkatkan kenyamanan penumpang selama proyek pembangunan berlangsung.
“Saat ini sudah dilakukan pemasangan kanopi dan penambahan penerangan,” kata Karina Amanda.
Dengan fasilitas sementara tersebut, mobilitas penumpang diharapkan tetap berjalan aman meski area stasiun sedang dalam proses pengembangan.
Baca Juga: Mengenal Elisa Kambu, Gubernur Papua Barat Daya yang Viral Tertidur Lelah di Depan Rumah Warga
Jadwal Perjalanan KRL Sempat Mengalami Penyesuaian
Pengerjaan proyek peron 6–8 juga berdampak pada operasional perjalanan Commuter Line Bogor.
Sebanyak 31 perjalanan KRL disebut mengalami perubahan waktu keberangkatan maupun kedatangan sekitar 2–3 menit dari jadwal normal.
Penyesuaian dilakukan untuk menyesuaikan pola operasional selama sebagian jalur tidak dapat digunakan sementara.
KAI Commuter mengimbau penumpang agar memperhatikan kembali jadwal perjalanan sebelum berangkat ke stasiun.
Meski ada penyesuaian, operasional commuter line tetap berjalan normal dengan pengaturan khusus di lapangan.
Setelah proyek selesai, kapasitas dan pelayanan di Stasiun Bogor diharapkan menjadi lebih baik dibanding sebelumnya.***