PT KAI Ungkap Progres Pembangunan Peron 6–8 Stasiun Bogor untuk Dukung Operasional KRL SF12

photo author
- Kamis, 21 Mei 2026 | 05:15 WIB
PT KAI Ungkap Progres Pembangunan Peron 6–8 Stasiun Bogor untuk Dukung Operasional KRL SF12
PT KAI Ungkap Progres Pembangunan Peron 6–8 Stasiun Bogor untuk Dukung Operasional KRL SF12

Pengembangan peron dan jalur dilakukan untuk mendukung operasional rangkaian KRL dengan stamformasi 12 kereta atau SF12.

Dengan kapasitas yang lebih panjang, jumlah penumpang yang bisa diangkut dalam satu perjalanan juga akan meningkat.

PT KAI berharap proyek ini dapat membantu mengurangi kepadatan penumpang di lintas Bogor yang menjadi salah satu rute tersibuk Commuter Line.

Selain itu, pengembangan jalur dinilai penting untuk mendukung pelayanan transportasi massal yang semakin modern.

Jalur Bogor sendiri setiap hari melayani mobilitas ribuan penumpang menuju Jakarta dan sekitarnya.

Stasiun Bogor menjadi salah satu stasiun terminus tersibuk di jaringan KRL Jabodetabek.

Baca Juga: Info Update! Jadwal Kapal Pelni KM Sirimau Edisi 22 Mei – 4 Juni 2026 Rute Sorong – Ambon – Wakatobi – Maumere – Kupang – Saumlaki

Penumpang Dialihkan Menggunakan Akses Alternatif

Selama pengerjaan proyek berlangsung, KAI Commuter menyiapkan sejumlah akses alternatif bagi penumpang.

Salah satu akses yang dioptimalkan adalah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang.

Jalur tersebut digunakan untuk membantu penumpang menuju peron aktif agar kepadatan tidak menumpuk di satu titik.

Petugas juga diterjunkan untuk mengatur arus pengguna terutama saat peak hour.

“Dalam kondisi kepadatan tertentu, sangat dimungkinkan petugas akan mengarahkan pengguna untuk mengoptimalkan aksesibilitas melalui JPO Paledang,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.

Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna KRL selama proyek berlangsung.

KAI Tambah Kanopi dan Penerangan Sementara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X