KLIK SAJA - Kota Semarang kembali menghadirkan wajah lain dari perayaan keagamaan.
Karnaval Paskah 2026 bukan sekadar agenda rutin, tapi jadi ruang pertemuan antara kreativitas, spiritualitas, dan kehidupan kota yang dinamis.
Di balik kemeriahan itu, ada banyak hal menarik yang jarang disadari publik.
Bukan Sekadar Karnaval, Tapi Simbol Toleransi
Karnaval Paskah di Semarang selalu membawa pesan yang lebih luas dari sekadar perayaan agama.
Baca Juga: Pansus DPRD Evaluasi Dana RT Semarang Rp265,7 Miliar, Ini Temuan dan Tantangannya
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas lintas agama.
Pesan yang ingin disampaikan sederhana tapi kuat yaitu kebersamaan.
Semarang seolah menunjukkan bahwa perbedaan bisa berjalan berdampingan dalam satu ruang publik dan itu terasa nyata di sepanjang rute karnaval.
Diikuti Ribuan Peserta dari Berbagai Komunitas
Event ini bukan acara kecil. Ribuan peserta ikut ambil bagian, mulai dari jemaat gereja, pelajar, hingga komunitas sosial.
Baca Juga: Heri Wahyudi Jadikan Kapolrestabes Semarang 2026, Heri Wahyudi Siap Perkuat Keamanan Kota
Ada marching band, pasukan berkuda, hingga mobil hias yang memeriahkan suasana.
Skalanya yang besar membuat karnaval ini jadi salah satu event keagamaan paling mencolok di kota.