Alat ini diduga merupakan bagian dari proyek sains yang dirancang menggunakan konsep tertentu.
Senapan tersebut disebut berbasis desain 3D, meski detail teknisnya masih dalam penyelidikan.
Penggunaan alat ini awalnya dimaksudkan untuk demonstrasi di hadapan teman dan guru.
Namun, alat tersebut ternyata memiliki risiko tinggi yang tidak terantisipasi.
Hal ini menjadi sorotan terkait keamanan proyek siswa.
Ledakan Terjadi Saat Alat Diuji
Saat pemicu ditekan, senapan tersebut tidak langsung berfungsi normal.
Alat itu sempat mengeluarkan asap sebelum akhirnya meledak secara tiba-tiba.
Ledakan tersebut cukup keras hingga memecahkan bagian alat dan menyebarkan serpihan ke berbagai arah.
Pecahan material mengenai area sekitar termasuk bangunan sekolah.
Korban juga terkena dampak langsung dari ledakan tersebut.
Momen ini menjadi titik paling tragis dalam kejadian tersebut.
Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit