Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan Normal
Pemkot Semarang menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh berdampak pada kualitas pelayanan publik.
Layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan tetap beroperasi seperti biasa.
Beberapa sektor vital seperti rumah sakit, perizinan, dan layanan administrasi tetap mewajibkan kehadiran pegawai secara langsung.
Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan optimal tanpa hambatan.
Prinsip utama kebijakan ini adalah menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kualitas layanan.
Oleh karena itu, tidak semua ASN akan menjalankan WFH secara penuh.
Pemerintah memastikan roda pelayanan publik tetap berjalan normal setiap hari kerja.
Skema Kerja Fleksibel Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Teknis pelaksanaan WFH masih difinalisasi dengan mempertimbangkan karakteristik pekerjaan ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Pemkot Semarang menilai tidak semua pekerjaan dapat dilakukan secara jarak jauh.
Oleh sebab itu, penerapan WFH akan dilakukan secara selektif sesuai kebutuhan masing-masing instansi.
Pemerintah juga tengah merumuskan mekanisme pengawasan untuk memastikan kinerja ASN tetap optimal.