Gelombang pertama terjadi pada 14 Maret dan gelombang kedua pada 18 Maret.
“Hari ini (18 Maret) diperkirakan mencapai 256 ribu LHR-nya (lalu lintas harian). Dan semalam terbukti sudah 221 ribu, (ini) adalah yang tertinggi sejak 13 Maret yang lalu,” katanya.
Sebagian besar kendaraan bergerak ke arah timur, terutama menuju jalur Trans-Jawa.
Baca Juga: Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Ini Pesan Penting Prabowo untuk Program Perumahan
Persentasenya bahkan mencapai 50 persen dari total pemudik.
Hal ini membuat jalur tersebut menjadi titik paling padat.
Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus untuk mengurai kemacetan.
Prediksi ini juga membantu masyarakat memilih waktu perjalanan yang lebih tepat.
4. Tol Fungsional Disiapkan untuk Kurangi Kepadatan
Pemerintah menyiapkan sejumlah ruas tol fungsional untuk membantu kelancaran arus mudik.
Salah satunya adalah Tol Fungsional Jakarta–Cikampek 2 Selatan sepanjang 50 kilometer.
Ruas ini digunakan terutama saat arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta.
Baca Juga: Viral Status WhatsApp Petugas SPPG Purbalingga Sebut ‘Rakyat Jelata’, Ini Kisah Lengkapnya!
Selain itu, ada juga Tol Fungsional Yogyakarta–Solo sepanjang sekitar 11,48 kilometer.
“Kali ini lintasan ruas tol sudah sampai di wilayah Yogyakarta atau tepatnya Purwomartani dari Kalasan. Ini sangat membantu untuk masyarakat yang melakukan mudik,” katanya.