“Mau diviralkan, boleh. Tapi tentunya tugas kita adalah menyelesaikan persoalan, mencari masalah, menemukan solusi.”
“Kami juga berharap, jangan sampai 1-2 titik misalnya yang kemudian tidak sesuai, dianggap semuanya mahal, enggak. Kita juga harus arif dan bijak dalam menyikapi informasi yang berkembang di media,” jelasnya.
Peran masyarakat dinilai sangat penting dalam sistem pengawasan ini.
Dengan kolaborasi semua pihak, stabilitas harga bisa lebih terjaga.
Baca Juga: Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Ini Pesan Penting Prabowo untuk Program Perumahan
Pemerintah Gencarkan Gerakan Pangan Murah di Pasar Tradisional
Selain pengawasan, pemerintah juga melakukan intervensi melalui program pasar murah. Program ini dikenal sebagai Gerakan Pangan Murah.
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat.
“Sehingga masyarakat merasa terbantu. Ini juga sangat penting untuk intervensi ketika ada harga-harga yang meloncat tinggi terutama di pasar-pasar tradisional, di situlah hadir indikatornya apa,” kata Sarwo Edhy.
Melalui program ini, bahan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau.
Langkah ini efektif untuk menekan lonjakan harga di pasar.
Selain itu, kehadiran pemerintah di pasar juga memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Baca Juga: Kronologi Viral Kru Bus Madu Kismo Buang Sampah di Tol hingga Dapat Sanksi
Program ini menjadi pelengkap dari pengawasan yang dilakukan.
Pemerintah melalui Satgas Pangan menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga sembako jelang Idulfitri 2026.