Faktor-faktor ini memperkuat permintaan sektor perkantoran, ritel, industri, dan perhotelan dalam beberapa tahun ke depan, sekaligus menjaga stabilitas pasar properti Jakarta.
Pasar properti Jakarta 2026 diprediksi tetap stabil dan menarik, ditopang oleh:
1. Ekspansi korporasi di sektor perkantoran dan industri/logistik
2. Okupansi tinggi di CBD, non-CBD, mal, dan pusat logistik
3. Permintaan ritel yang kuat dan inovasi mal
4. Stabilitas ekonomi nasional dan tren investasi Asia-Pasifik
Dengan kombinasi permintaan yang berkelanjutan, pasokan terbatas, dan dukungan ekonomi makro, properti Jakarta tetap menjadi opsi strategis untuk investasi jangka menengah hingga panjang.***