Menurutnya, komunikasi tidak hanya terjadi dalam forum resmi seperti pertemuan di Istana.
Presiden juga kerap berdialog dengan tokoh-tokoh penting di berbagai kesempatan.
Cara ini disebut menjadi bagian dari tradisi kepemimpinan Prabowo.
Ia ingin memastikan kebijakan strategis mempertimbangkan banyak sudut pandang.
Pertemuan dengan ulama dan pimpinan pesantren menjadi salah satu bentuk nyata pendekatan tersebut.
Pemerintah berharap masukan yang diserap dapat memperkuat keputusan nasional.***