Presiden Ingin Menyerap Masukan dari Berbagai Elemen Umat
Prasetyo menekankan bahwa tujuan utama pertemuan adalah menyerap masukan dari tokoh-tokoh masyarakat.
Presiden Prabowo ingin mendengar langsung pandangan para ulama dan pimpinan pesantren.
Masukan tersebut dianggap penting dalam proses pengambilan keputusan strategis.
Baca Juga: Cek Awal Puasa Ramadan dan Idul Fitri 2026 Hisab Muhammadiyah
Salah satu topik yang turut disorot adalah terkait Board of Peace (BoP).
Pemerintah ingin memastikan bahwa kebijakan luar negeri juga mendapat pemahaman dari berbagai elemen bangsa.
Forum ini menjadi media untuk bertukar pandangan secara langsung.
Presiden disebut konsisten membuka ruang dialog semacam ini.
Dialog Lanjutan dari Komunikasi Terbuka dan Tertutup
Mensesneg menyebut pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari dialog-dialog sebelumnya.
Presiden Prabowo tidak hanya melakukan komunikasi formal seperti di Istana.
Ia juga kerap berdiskusi secara terbuka maupun tertutup dengan tokoh masyarakat.
Hal ini dilakukan agar komunikasi tetap berjalan secara intensif.