nasional

Tradisi Kecil Warga Kampung di Semarang Menyambut Ramadhan 2026 yang Jarang Disorot

Selasa, 20 Januari 2026 | 04:49 WIB
Tradisi Kecil Warga Kampung di Semarang Menyambut Ramadhan 2026 yang Jarang Disorot (Ilustrasi gambar )

KLIK SAJA - Ramadhan 2026 diperkirakan akan dimulai pada kisaran 18–19 Februari, sesuai perhitungan kalender hijriah dan hisab awal bulan.

Meski penetapan resminya masih menunggu sidang isbat, suasana menyambut bulan suci itu sudah mulai terasa di kampung-kampung Kota Semarang sejak jauh hari.

Tidak ada hitung mundur resmi, tidak pula baliho besar di sudut jalan.

Namun di lingkungan warga, tanda-tanda Ramadhan justru hadir lewat kebiasaan kecil yang nyaris tak disadari.

Baca Juga: Informasi Jadwal Pelayaran Kapal KM Sabuk Nusantara 64 Periode 20 – 31 Januari 2026 Rute Biak – Mios Bepondi – Saribi – Serui – Nabire – Manokwari

Tradisi ini dilakukan sederhana, pelan, dan sering kali tanpa nama.

Bukan untuk dilihat banyak orang, melainkan sebagai cara menyiapkan diri sebelum bulan suci benar-benar tiba.

Bersih Makam Dilakukan Pagi Hari, Tanpa Ramai

Beberapa pekan menjelang Ramadhan, warga kampung di Semarang mulai menyempatkan diri membersihkan makam keluarga.

Aktivitas ini biasanya dilakukan pagi hari, saat udara masih sejuk dan suasana relatif sepi.

Tidak ada jadwal bersama atau seruan khusus, setiap orang datang sesuai waktu luangnya.

Baca Juga: Mengenal Aplikasi Pintar BI, Sarana Kemudahan Penukaran Uang Baru di Bank Indonesia Sambut Lebaran 2026, Lengkap Panduan Langkahnya!

Rumput dirapikan, daun kering disapu, dan batu nisan dilap sederhana.

Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bentuk penghormatan kepada yang telah lebih dulu pergi.

Halaman:

Tags

Terkini