KLIK SAJA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk resmi menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar.
Langkah ini menunjukkan posisi strategis BRI sebagai market leader dalam pengembangan pasar keuangan Indonesia.
Penerbitan SBK juga menjadi bagian dari strategi pengelolaan likuiditas jangka pendek yang berkelanjutan.
Melalui instrumen ini, BRI mendukung kebijakan Bank Indonesia dalam pendalaman pasar keuangan nasional. Penerbitan SBK BRI dilaksanakan di BRILiaN Club pada Senin (12/1/2026).
Hadir dalam acara ini pejabat BI, OJK, jajaran direksi BRI, serta mitra strategis investasi.
Peringkat SBK BRI, IdA+ dari Pefindo
SBK BRI mendapatkan peringkat IdA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), setara AAA untuk surat utang jangka panjang.
Peringkat ini mencerminkan kredibilitas dan kemampuan BRI dalam memenuhi kewajiban keuangan tepat waktu.
Struktur penerbitan dilakukan BRI bersama BRI Danareksa Sekuritas sebagai arranger.
BRI menjadi bank pertama di Indonesia yang menerbitkan SBK sesuai peraturan baru Dewan Gubernur BI.
Dengan peringkat tinggi, investor mendapatkan jaminan keamanan dan keandalan instrumen ini.
Peringkat juga memperkuat posisi BRI sebagai pionir inovasi pasar uang nasional.