Dengan pendekatan ini, diharapkan anak-anak dan perempuan bisa kembali beradaptasi dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Data Korban dan Pengungsi Masih Tinggi
BNPB mencatat, per 24 Desember 2025, jumlah korban jiwa mencapai 1.129 orang, sementara 174 orang lainnya masih dalam pencarian.
Warga yang masih mengungsi tercatat sebanyak 496.293 jiwa di berbagai wilayah terdampak.
Baca Juga: Informasi Jadwal Kapal PT Dharma Lautan Utama Rute Balikpapan ke Surabaya Periode 1-16 Januari 2026
Angka ini menunjukkan bahwa bencana belum sepenuhnya berakhir bagi mereka yang kehilangan rumah dan mata pencaharian.
Monitoring korban dan pengungsi terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Data ini juga menjadi acuan pemerintah dalam menyalurkan logistik, tenaga medis, dan program trauma healing.
Statistik ini mengingatkan kita bahwa dampak bencana bukan hanya sesaat, tetapi bisa memengaruhi kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
Status Darurat dan Perpanjangan Tanggap Darurat
BNPB menyebut bahwa 12 kabupaten/kota sudah beralih dari status tanggap darurat ke transisi darurat, sementara beberapa daerah memperpanjang status tanggap darurat hingga 28–30 Desember 2025.
Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan bantuan, perbaikan infrastruktur, dan pelayanan kesehatan berjalan lancar.
Baca Juga: SPILL DISINI! UMK Kabupaten Pekalongan 2026 Rp2,6 Juta Lebih, Ini Dampaknya bagi Buruh dan Industri
Status darurat juga memungkinkan koordinasi lebih efektif antara pemerintah pusat, daerah, dan relawan.
Langkah ini penting agar penyintas tidak terabaikan selama masa pemulihan.