“Andai yang menebang mau tanggung jawab merelokasinya, karena mereka sudah mengambil keuntungannya sedang musibahnya dirasakan warga,” tuturnya.
Ia menambahkan, “Kalau melihat ini, aku yakin pemerintah akan marah dan mengambil tindakan kepada mereka.”
Pernyataan ini menyoroti sisi sosial dan regulasi dari bencana, bukan hanya soal fisik bangunan yang menahan kayu.
Pesantren dan Harapan Publik
Fenomena pondok pesantren sebagai benteng menginspirasi banyak pihak.
Baca Juga: Info Penting! Jadwal Kapal Pelni KM Sinabung Periode Januari 2026 Rute Babang – Surabaya - Jayapura
Masyarakat dan tokoh publik menyoroti bagaimana pesantren berperan dalam mitigasi bencana secara tak langsung.
Kejadian ini membuka diskusi mengenai peran komunitas, lembaga pendidikan, dan bangunan strategis dalam menghadapi bencana alam.
Bagi Aceh Tamiang, PP Darul Mukhlisin kini menjadi simbol kekuatan lokal yang menyelamatkan nyawa dan aset masyarakat.***