Trubus menekankan pentingnya kemandirian pemerintah daerah dalam penanganan bencana.
“Harusnya pada pra itu kan ada sosialisasi, pendidikan dan lain-lain," ujarnya.
Contoh di Yogyakarta saat Gunung Merapi meletus atau Lumajang saat Gunung Semeru menunjukkan efektivitas edukasi dan kesiapan warga.
Dengan kemandirian, pemerintah daerah bisa merespons cepat tanpa menunggu arahan pusat.
Baca Juga: Informasi Penting! Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Bulan Januari 2026 Rute Jayapura – Jakarta
Ini termasuk evakuasi, penyediaan logistik, dan mitigasi risiko.
Kemandirian daerah juga menurunkan tekanan pada pemerintah pusat.
Strategi semacam ini memastikan penanganan bencana lebih efektif dan berkelanjutan.
Komunikasi Progres Penanganan untuk Publik
Langkah Teddy menjelaskan secara detail penanganan bencana Sumatera menjadi alat komunikasi penting.
Trubus menilai hal ini menjawab keresahan publik yang muncul akibat persepsi berbeda terkait efektivitas penanganan.
“Ya menjawab keresahan publik, paling tidak menjawab dinamika yang terjadi di persepsi publik, karena bencana ini jadi menimbulkan persepsi publik,” ujarnya.
Penyampaian progres secara terbuka meningkatkan transparansi dan membangun optimisme warga.
Teddy menekankan nilai kerja sama, kekompakan, dan energi positif dalam membantu warga terdampak.