Kondisi beberapa korban yang luka menunjukkan bahwa benturan sangat kuat dan posisi mereka terjepit di dalam bus.
Bagaimana Bus Bisa Terguling?
Berdasarkan keterangan awal dari Basarnas dan tim SAR, bus diduga hilang kendali saat memasuki tikungan exit tol dan kemudian menabrak pembatas jalan beton yang memisahkan jalur.
Kejadian ini terjadi pada bagian jalan yang medannya agak menikung, dan kombinasi kecepatan tinggi serta tikungan tajam diperkirakan menjadi faktor utama kecelakaan.
Setelah menabrak pembatas, bus “terlempar” dan akhirnya terguling di badan jalan, dengan posisi yang membuat evakuasi korban menjadi sangat menantang.
Kerusakan pada pembatas jalan beton juga terlihat jelas di foto korban, menunjukkan benturan yang kuat.
Meski dugaan awal mengarah ke kecepatan dan hilang kendali, penyebab pastinya apakah soal teknis kendaraan, kondisi sopir, atau faktor lain masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Pihak yang berwenang berharap analisa resmi akan segera dirilis setelah investigasi lengkap.
Evakuasi Korban, Tim Gabungan Bekerja Keras
Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, Jasa Marga, PMI, dan instansi terkait langsung diterjunkan ke lokasi dalam operasi siaga Nataru Natal dan Tahun Baru.
Evakuasi korban dimulai tak lama setelah kecelakaan terdeteksi, dengan tim tiba di lokasi sekitar pukul 01.17 WIB dini hari.
Baca Juga: Saat Duka Bertemu Ikhlas, Cerita Pengungsi Aceh yang Lebih Memikirkan Gaza daripada Lukanya Sendiri
Proses ini berlangsung dramatis karena sebagian korban terjepit di dalam bus yang terguling, sehingga petugas harus bekerja ekstra hati-hati untuk mengeluarkan mereka tanpa memperparah kondisi luka.
Evakuasi berlanjut hingga pukul 04.00 WIB, ketika seluruh penumpang berhasil dibawa keluar dari badan bus.