Area lingkungan rumah sakit juga tak luput dari sasaran.
Langkah ini penting agar layanan kesehatan kembali optimal.
Di tengah kondisi pascabencana, rumah sakit harus jadi tempat paling aman bagi warga.
Aksi ini pun disambut hangat tenaga medis dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Bandara Ahmad Yani Diserbu Penumpang Nataru 2025, Harga Tiket Semarang–Jakarta Tembus Segini
Sekolah dan PAUD Dibersihkan, Biar Anak-anak Bisa Kembali Belajar
Tak hanya rumah sakit, deretan sekolah di Aceh Timur juga jadi perhatian.
SD Idi Tunong dibersihkan oleh 70 personel di bawah Serma Ramayadi.
MIN Idi ditangani 70 personel dipimpin Serda Alpin Lubis, fokus pada kelas dan taman bermain.
TK Idi Rayeuk dibersihkan 63 personel di bawah Serda Almunawar, termasuk kamar mandi dan halaman.
SMPN 1 Idi, PAUD Mentari Idi, hingga Dayah Abi Danil Keudeblang juga disentuh aksi serupa.
Harapannya, anak-anak bisa segera kembali belajar di lingkungan yang bersih dan aman.
Baca Juga: Libur Nataru Makin Asyik! Ini Tips Memilih Penginapan Aman, Nyaman, dan Bebas Risiko Ketipu
Bukan Cuma Sapu, Logistik dan Tenda Juga Diamankan
Selain bersih-bersih, Yonif TP 853/BRB juga mengemban tugas pendistribusian dan pengamanan logistik.