nasional

Dari Cangkul hingga Doa, Ini Kisah Haru Warga Pidie Jaya Membersihkan Lumpur Pascabanjir Bandang

Minggu, 21 Desember 2025 | 11:43 WIB
Dari Cangkul hingga Doa, Ini Kisah Haru Warga Pidie Jaya Membersihkan Lumpur Pascabanjir Bandang (Tangkapan layar warga yang sedang membersihkan sisa lumpur yang menenggelamkan hampir separuh bangunan rumah. (TikTok/Mawa))

KLIK SAJA - Hari-hari setelah banjir bandang menerjang Pidie Jaya, Aceh, bukanlah waktu untuk beristirahat bagi para penyintas.

Saat air mulai surut, kenyataan pahit justru menanti lumpur pekat menenggelamkan rumah hingga separuh bangunan.

Tenaga terkuras, tubuh lelah, namun mereka tetap berjibaku demi bisa kembali menempati rumah sendiri.

Sebuah video dari akun TikTok @Mawa yang diunggah Minggu, 21 Desember 2025, memperlihatkan betapa beratnya perjuangan itu.

Baca Juga: Relawan Bergerak dan Harapan Menyala, Inilah Komitmen Panjang BRI Bersama Danantara untuk Sumatera Bangkit

Dari lumpur yang seolah tak habis-habis, hingga doa lirih yang menyayat hati, inilah potret keteguhan warga Pidie Jaya.

Saat Air Surut, Lumpur Justru Jadi Musuh Utama

Banjir boleh pergi, tapi masalah belum benar-benar selesai bagi warga Pidie Jaya.

Lumpur tebal menyelimuti rumah hingga setengah bangunan, membuat aktivitas pembersihan jadi sangat berat.

Setiap langkah terasa tertahan oleh endapan yang lengket dan berat.

Mereka harus mulai dari nol, mengeluarkan lumpur sedikit demi sedikit dari rumah.

Baca Juga: Salut! BRI Terjun Langsung ke Lokasi Bencana Sumatera, Kirim 1.066 Relawan dan Bantuan Besar-besaran untuk Warga Terdampak

Tak ada alat berat, hanya tenaga seadanya dan semangat bertahan.

Kondisi ini membuat proses pemulihan berjalan sangat lambat.

Halaman:

Tags

Terkini