"Lihat jalanan yang dipenuhi lumpur, hancur hati saya mengingat kejadian ini, tapi sekarang mau bilang apa lagi, semuanya sudah habis," terang pria tersebut.
Situasi tersebut membuat warga benar-benar terisolasi.
Perkebunan Hancur, Warga Kehilangan Sumber Penghidupan
Tak hanya rumah dan akses jalan, banjir bandang juga menghancurkan sumber penghidupan warga Desa Juar.
Baca Juga: Penggerebekan Kontrakan di Jombang Gegerkan Medsos, Polisi Bongkar Budidaya Ganja Skala Rumah Tangga
Pria tersebut bercerita bahwa derasnya aliran air dari hulu menyapu habis perkebunan yang selama ini menjadi tumpuan hidup mereka.
Kehilangan hasil kebun berarti kehilangan pemasukan sekaligus cadangan pangan.
Dalam kondisi serba terbatas, warga hanya bisa mengandalkan bantuan relawan yang datang silih berganti.
Ia menegaskan bahwa tanpa uluran tangan tersebut, dirinya tak tahu bagaimana harus bertahan.
Baca Juga: Penggerebekan Kontrakan di Jombang Gegerkan Medsos, Polisi Bongkar Budidaya Ganja Skala Rumah Tangga
Meski demikian, pria itu tak menuntut banyak. Harapannya sederhana, makanan untuk bertahan hidup.
"Harta saya habis, perkebunan saya habis, tanpa bantuan kawan-kawan, saya tidak tahu harus makan apa," ungkapnya.
"Jadi tolong bantu kami, kami tidak mengharapkan makan, itu saja sudah cukup," tutupnya.***