KLIK SAJA - Di wilayah perbatasan, akses keuangan bukan sekadar kebutuhan, tetapi bagian penting dari denyut ekonomi harian masyarakat.
AgenBRILink hadir sebagai solusi praktis yang menjembatani warga dengan layanan perbankan tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor unit.
Melalui konsep branchless banking, layanan ini memberi kemudahan bagi masyarakat di kawasan 3T yang selama ini kerap terpinggirkan dari sistem keuangan formal.
BRI menunjukkan komitmennya untuk memastikan tak ada wilayah yang tertinggal dalam hal akses keuangan.
Baca Juga: Dari Gladi Koor sampai Festival Lawang Sewu, Ragam Aktivitas Anak Muda Semarang Menjelang Natal 2025
Keberadaan AgenBRILink membuat aktivitas ekonomi, seperti transaksi jual beli komoditas dan kebutuhan rumah tangga, berjalan lebih efisien.
Di banyak wilayah perbatasan, layanan ini menjadi titik tumpu masyarakat untuk mengelola keuangan mereka sehari-hari.
Dengan kemudahan ini, roda ekonomi di kawasan perbatasan pun bergerak lebih stabil dan terarah.
Kisah Yusuf, AgenBRILink yang Menjadi Tulang Punggung Transaksi Warga Desa Liangbunyu
Sejak memulai usahanya sebagai AgenBRILink pada 2017, Muhammad Yusuf sudah menjadi wajah yang selalu dicari warga Desa Liangbunyu saat butuh layanan transaksi.
Lokasi BRI Unit yang jauh membuat keberadaan Yusuf sangat membantu sehingga warga tidak perlu lagi menyeberang atau menempuh perjalanan panjang hanya untuk setor atau tarik tunai.
Yusuf menjalankan peran ini bukan hanya sebagai usaha tambahan, tetapi sebagai bentuk pengabdian kecil untuk mempermudah hidup masyarakat sekitarnya.
Ia melihat sendiri bagaimana kemudahan layanan keuangan dapat menggerakkan ekonomi lokal.