Namun hari ini sopir baru menggantikan sopir lama, dan kecelakaan terjadi ketika gerbang sekolah yang tertutup rapat tiba-tiba diterobos mobil.
“Karena sopirnya ganti, masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, menabrak murid dan guru,”
jelasnya di RSUD Koja.
Insiden ini terjadi saat proses literasi akan dimulai. Murid serta guru sedang berkumpul di halaman ketika kendaraan itu melaju ke arah mereka.
Pramono menyampaikan bahwa data terbaru menunjukkan adanya 21 korban, dengan rincian: 16 orang dirawat di RSUD Cilincing dan 5 orang dirawat di RSUD Koja
Ia memastikan semua korban mendapatkan penanganan medis terbaik dan seluruh pembiayaan ditanggung melalui APBD DKI Jakarta.
“Saya sudah melihat lima yang di Koja. Mudah-mudahan tidak ada hal yang lebih parah,” ujarnya.
“Saya minta RSUD Koja dan Cilincing memberikan pelayanan terbaik, termasuk apabila diperlukan tindakan bedah.”