nasional

Bencana Menghimpit dan Logistik Terhambat, Kisah di Balik Penjarahan yang Sebenarnya Upaya Bertahan Hidup

Senin, 1 Desember 2025 | 17:37 WIB
Bencana Menghimpit dan Logistik Terhambat, Kisah di Balik Penjarahan yang Sebenarnya Upaya Bertahan Hidup (Gubernur Sumut, Bobby Nasution tak menyalahkan masyarakat usai viralnya aksi penjarahan di Tapteng dan Sibolga. (Instagram.com/@bobbynst))

Ia juga menyoroti bahwa wilayah Tapanuli Tengah masih terisolasi baik dari luar maupun di dalam daerah itu sendiri.

Karena itulah bantuan kini lebih banyak dilakukan melalui udara.

Pernyataan ini mencoba memulihkan situasi emosional di lapangan sekaligus memberikan pemahaman kepada publik.

Bobby ingin memastikan bahwa kebutuhan warga adalah prioritas tertinggi.

Baca Juga: Informasi Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Labobar Periode Desember 2025

Jalur Udara Jadi tumpuan Utama

Dengan banyaknya jalan darat yang terputus, pemerintah terpaksa memaksimalkan pengiriman bantuan melalui jalur udara.

Namun, metode ini pun memiliki keterbatasan, baik dari segi kapasitas angkut maupun cuaca yang tidak selalu bersahabat.

Wakil Gubernur Sumut, Surya, menyebut bahwa bantuan sebenarnya “cukup memadai,” hanya saja akses distribusi masih menjadi persoalan utama.

Beberapa jalur alternatif seperti Subulussalam—Aceh kini mulai dimanfaatkan untuk menjangkau daerah terdampak.

Tetapi jalur itu juga hanya bisa dilalui kendaraan kecil, sehingga proses distribusi tidak bisa bergerak cepat.

Kondisi medan yang berubah-ubah memperburuk situasi. Semua ini menunjukkan betapa rumitnya upaya penanganan bencana di daerah yang topografinya ekstrem.

Baca Juga: Catat! Info Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Pangrango Periode Desember 2025

Wagub Sumut Minta Warga Bersabar, Logistik Mulai Didorong Masuk

Wakil gubernur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar selama proses perbaikan akses berlangsung.

Halaman:

Tags

Terkini