BNPB memastikan bahwa bantuan tambahan sedang dalam perjalanan. Suharyanto menyampaikan bahwa ia telah berkoordinasi dengan Kepala Bulog untuk mempercepat kedatangan pasokan baru.
“Besok pagi kapal Angkatan Laut akan berangkat membawa 100 ton logistik, termasuk beras, mi instan, toilet portable, alat penjernih air, dan mobil dapur umum,” jelasnya.
Ia berharap distribusi logistik melalui jalur laut dapat meredakan keresahan masyarakat yang terisolasi akibat terputusnya akses darat.
“Dengan masuknya logistik lewat laut, mudah-mudahan kegelisahan warga Sibolga dan Tapanuli Tengah bisa berangsur pulih dan kembali normal,” tutup Suharyanto.***