Tim ini bertugas memberikan informasi akurat terkait kondisi jenazah, proses identifikasi, hingga jadwal pemulangan ke Indonesia.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa tim tersebut menjadi jembatan komunikasi yang sangat penting agar keluarga tidak terombang-ambing dalam ketidakpastian.
“Tim Family Engagement ini tugasnya untuk repatriasi jenazah,” ujar Yvonne.
Mereka juga bertanggung jawab menyampaikan detail teknis kepada keluarga, seperti dokumen yang dibutuhkan, kesiapan jenazah, hingga rute pemulangan.
Baca Juga: Informasi Lengkap Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Sirimau Bulan Desember 2025
Langkah sigap ini menjadi penguat bagi keluarga yang tengah menghadapi masa-masa paling berat.
Pendampingan psikologis dan administratif berlangsung paralel demi memastikan semua berjalan dengan hormat dan manusiawi.
Kronologi kebakaran berlangsung cepat
Menurut laporan resmi Kemlu RI, kebakaran bermula sekitar pukul 14.51 waktu setempat.
Api dengan cepat membesar, mengubah kondisi kawasan menjadi kepanikan massal.
Polisi mulai menerima laporan adanya warga yang terjebak di unit-unit apartemen, dan alarm kebakaran awalnya ditetapkan pada level 1.
Namun kondisi berubah dramatis dalam waktu singkat pada pukul 15.34, tingkat kebakaran naik ke level 4, menandakan situasi semakin tak terkendali.
Baca Juga: Cek Disini! Info Lengkap Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Lambelu Per Desember 2025
Pada pukul 18.22, alarm mencapai level 5—level tertinggi dalam sistem Hong Kong.
Visual dari lokasi menunjukkan perancah bambu sepanjang gedung ikut terbakar, membuat api menjalar lebih cepat dari perkiraan.