Maman juga menegaskan tanpa BRI, banyak UMKM mungkin tidak bisa mendapatkan akses pembiayaan.
Kolaborasi dengan SOGO dipandangnya sebagai model kerja sama yang strategis untuk membuka pasar baru.
Kehadiran Menteri membuat UMKM merasa lebih dihargai dan diperhatikan.
Bagi publik, ini menunjukkan bahwa industri kecil kini benar-benar dilirik pemerintah dan pusat retail modern.
Kolaborasi Ini Bukan Seremonial, Tapi Strategi Serius Perluas Pasar
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menekankan bahwa kerja sama ini adalah langkah nyata untuk memperbesar ruang UMKM di pasar modern.
Ia mengingatkan bahwa UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional.
“Segmen ini berkontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia sekaligus menyerap sebagian besar tenaga kerja.”
Dengan hadir di department store, UMKM bisa menjangkau konsumen yang punya daya beli kuat.
BRI ingin memastikan UMKM bukan hanya berkembang, tapi masuk ke arena kompetitif yang menuntut kualitas lebih tinggi.
Program ini mendorong UMKM untuk naik level dari sisi branding, packaging, dan strategi pemasaran.
Dampaknya bukan hanya untuk pelaku usaha, tapi juga membuka lapangan kerja dan memperkuat rantai ekonomi lokal.
Ini adalah bentuk pemberdayaan yang tidak berhenti di workshop, tapi benar-benar menyentuh pasar nyata.