KLIK SAJA - Di Desa Fotila, NTT tiga jam dari Kota Soe hidup seorang guru yang tidak pernah melakukan pekerjaannya setengah hati.
Nama beliau Asnat Nenabu, guru PAUD yang sudah 36 tahun berjuang di dunia pendidikan meski gajinya dulu hanya Rp200 ribu per bulan.
Tapi itu tidak pernah membuatnya mundur. Bagi Mama Asnat, pendidikan adalah panggilan jiwa, bukan sekadar profesi.
Hari ini, pengabdiannya yang panjang akhirnya berbuah, ia resmi menjadi PPPK paruh waktu setelah videonya mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Tekad yang Lebih Kuat dari Keterbatasan
Tidak banyak guru yang bisa mengucapkan kalimat sekuat ini, dan benar-benar menjalani hidup sesuai ucapannya.
Mama Asnat salah satunya. Ia mengajar bukan hanya dengan pola, tetapi dengan cinta yang bertahun-tahun dipupuk dari kesederhanaan.
“Biar sampai saya mata buta, baru saya berhenti,” katanya.
Kalimat itu bukan dramatisasi itu sumpah hidup. Ada getaran yang terasa ketika ia menyebutkan “berbakti kepada manusia dan bangsa.” Kalimat yang sekarang terasa langka.
Dari Gaji Rp200 Ribu ke Rp500 Ribu
Gaji Mama Asnat baru naik menjadi Rp500 ribu per bulan sejak 2025.
Angka yang bagi sebagian orang mungkin tidak cukup untuk pulsa bulanan.