nasional

Tujuh Apartemen di Hongkong Terbakar Dahsyat Bersamaan, 75 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 27 November 2025 | 23:28 WIB
7 gedung apartemen Wang Fuk di Hong Kong terbakar dahsyat (people.com)

KLIK SAJA - Sebuah kebakaran dahsyat telah melalap sebuah kompleks apartemen bertingkat tinggi di Hong Kong, menewaskan sedikitnya 75 orang—menjadikannya kebakaran paling mematikan di kota itu dalam lebih dari 60 tahun.

Lebih dari 270 orang dilaporkan hilang dan ribuan warga kini berada di tempat penampungan evakuasi.

Gambar dari lokasi menunjukkan beberapa blok gedung bertingkat masih dilalap api, dengan asap pekat membubung ke udara dan mendominasi langit wilayah Tiongkok tersebut.

Tiga pria telah ditangkap dengan dugaan  terkait kebakaran itu, menurut laporan media lokal, dan penyelidikan telah diluncurkan.

Api mulai berkobar di Wang Fuk Court, sebuah kompleks perumahan besar di distrik Tai Po, Hong Kong, pada pukul 14:51 waktu setempat.

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan belasungkawa kepada para korban, termasuk “seorang petugas pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas”, menurut laporan media pemerintah.

Penyebab kebakaran masih belum jelas. Wang Fuk Court terdiri dari delapan blok menara, masing-masing setinggi 31 lantai.

Tujuh di antaranya terdampak kebakaran, kata anggota dewan distrik Tai Po, Mui Siu-fung. Dibangun pada 1983, blok-blok tersebut sedang menjalani renovasi ketika kebakaran terjadi.

Tai Po adalah distrik permukiman di bagian utara Hong Kong, dekat kota Shenzhen di daratan Tiongkok.

Kompleks tersebut menyediakan 1.984 unit apartemen bagi sekitar 4.600 penduduk, menurut sensus pemerintah tahun 2021.

Hampir 40% dari penghuni Wang Fuk Court berusia setidaknya 65 tahun atau lebih, menurut sensus tersebut.

Sebagian dari mereka telah tinggal di perumahan umum bersubsidi itu sejak pertama kali dibangun.

Penyebab kebakaran belum diketahui, namun penyelidikan awal menemukan bahwa kecepatan penyebaran api yang sangat cepat tergolong tidak biasa, kata sekretaris keamanan Hong Kong pada Kamis pagi.

Polisi mengatakan bahwa bahan jaring dan lembaran plastik ditemukan di bagian luar gedung—keduanya diyakini tidak tahan api.

Halaman:

Tags

Terkini