“Kami mengapresiasi BRI atas keunggulannya dalam pelaporan keberlanjutan serta karena menjadikan transparansi sebagai pilar utama bisnis yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut mencerminkan pemahaman mendalam BRI tentang bagaimana kinerja keberlanjutan terhubung dengan nilai jangka panjang.
Pujian ini menegaskan bahwa pencapaian BRI bukan kemenangan administratif, melainkan pengakuan kualitas.
Dalam kompetisi yang diikuti puluhan perusahaan dari berbagai sektor, komentar Rajesh menjadi validasi penting.
Baca Juga: Dari Sekolah ke Galeri Nasional, Kisah Dewi Wardah dan Pundi Craft yang Menguat Berkat BRI
Transparansi yang disebutnya bukan sekadar jargon, tetapi diwujudkan BRI melalui laporan yang detail dan kredibel.
Hal ini menjadi alasan kuat mengapa BRI kembali mendominasi panggung ASRA tahun ini.
Struktur Tata Kelola ESG BRI Dinilai Solid dan Konsisten
Kemenangan ini tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil tata kelola ESG BRI yang kuat dan terstruktur.
Implementasi keberlanjutan BRI diawasi langsung oleh ESG Committee yang diketuai Direktur Utama, sehingga arah kebijakan selalu berada di level strategis tertinggi.
Integrasi lintas unit membuat seluruh aspek lingkungan, sosial, dan governance berjalan sinkron di setiap level organisasi.
Di internal BRI, keberlanjutan bukan slogan, tetapi cara kerja sehari-hari. Hal ini yang membuat laporan keberlanjutan mereka terasa autentik dan tidak generik.
Kekuatan tata kelola ini juga menjawab ekspektasi publik dan regulator terkait operasional perusahaan publik.
Dengan fondasi seperti ini, konsistensi keberlanjutan BRI bukan sesuatu yang akan berhenti dalam jangka pendek.